Senam Tahes Komes II di Malang Hadirkan Semangat Hidup Sehat Lintas Generasi
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB itu tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga. Senam Tahes Komes II juga dirancang sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, sekaligus mempertemukan komunitas, pelaku UMKM, keluarga, hingga kalangan lansia.
Acara yang dikoordinasikan Koperasi Raos Abadi Jaya (RAJ) tersebut menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung. Peserta dapat mengikuti senam bersama, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, mengunjungi bazar UMKM, menikmati minuman sehat, serta mengikuti berbagai undian doorprize.
PT NKNS Dukung Edukasi Nutrisi Sehat
Pelaksanaan Senam Tahes Komes II turut mendapat dukungan dari PT NKNS (Nutrisi Kesehatan Nusantara Sejahtera) sebagai sponsor utama. Perusahaan tersebut ikut membawa pesan mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi sebagai bagian dari penerapan gaya hidup sehat.
CEO PT NKNS, Stevinson Nikolas Tendon, mengatakan kebutuhan terhadap pola hidup dan asupan nutrisi yang baik berlaku bagi masyarakat dari berbagai rentang usia.
Menurutnya, edukasi mengenai nutrisi menjadi salah satu hal yang penting untuk disampaikan secara langsung kepada masyarakat. Karena itu, PT NKNS memperkenalkan produk serbuk minuman bergizi yang mengandung protein tinggi dan dirancang tanpa tambahan gula.
“Karena itu kami mendorong edukasi tentang pentingnya nutrisi berprotein tinggi dengan menghadirkan produk serbuk minuman bergizi lengkap dan memiliki rasa yang enak tanpa gula tambahan di acara ini,” ujar Stevinson.
Selain produk serbuk minuman, pengunjung juga diperkenalkan dengan jus kesehatan NKNS yang dibuat dari buah segar dan dipadukan dengan suplemen kesehatan berprotein tinggi. Kehadirannya melengkapi konsep acara yang menggabungkan olahraga pagi dengan edukasi mengenai pilihan asupan bergizi.
Pemerintah Kota Malang Beri Apresiasi
Kolaborasi antara komunitas, UMKM, pemerintah, dan pihak swasta dalam kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Malang.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Dr. Eko Sri Yuliadi, S.Sos., M.M., hadir memberikan sambutan mewakili Wali Kota Malang. Ia menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan Senam Tahes Komes II.
“Kolaborasi event dengan UMKM dan Pemerintah Kota Malang ini sangat kami apresiasi,” ujar Eko Sri Yuliadi.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Forum Komunikasi Karang Werdha Kota Malang, Drs. Wasto, S.H., M.H. Ia menyambut positif penyelenggaraan acara dan berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada kesempatan berikutnya.
Sementara itu, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko atau yang akrab disapa Bung Edi, selaku Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Malang periode 2026–2031, turut memberikan apresiasi. Menurutnya, kegiatan kolaboratif yang mengajak masyarakat beraktivitas secara positif dapat memberikan manfaat bagi kesehatan warga.
Satukan Generasi Muda dan Lansia
Salah satu pesan utama yang dibawa Senam Tahes Komes II adalah pentingnya membangun interaksi antara generasi muda dan kelompok lanjut usia.
Sekretaris RAJ, Wahyu Ramadan Dainanta, menjelaskan bahwa konsep kegiatan memang diarahkan untuk mempertemukan kaum muda dengan masyarakat lansia. Keterlibatan Forum Komunikasi Karang Werdha menjadi salah satu bentuk nyata dari kolaborasi tersebut.
Wahyu menilai peran generasi muda menjadi penting dalam mendukung kualitas hidup lansia, terutama seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.
“Malang adalah kota yang memproklamirkan diri sebagai Kota Ramah Lansia. Itu akan terwujud dengan partisipasi kaum muda mendukung kualitas hidup lansia yang populasinya terus tumbuh,” kata Wahyu.
Konsep tersebut juga sejalan dengan perhatian Kota Malang terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Salah satu wadah yang mendukung aktivitas dan pemberdayaan lansia adalah Karang Werdha yang berada di berbagai wilayah hingga tingkat kota.
Tahes Komes Mengangkat Kearifan Bahasa Malangan
Nama Senam Tahes Komes sendiri menggunakan istilah yang dekat dengan identitas lokal Malang. Kata tahes memiliki makna sehat, sementara komes menggambarkan kondisi tubuh yang kuat dan kompak.
Penggunaan istilah tersebut membuat kegiatan olahraga ini tidak hanya membawa pesan kesehatan, tetapi juga menghadirkan unsur lokal dalam penamaannya.
Promosi kegiatan dilakukan melalui sejumlah platform media sosial dengan akun @TahesKomesNgalam di TikTok, Facebook, dan Instagram. Kanal tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan kegiatan sekaligus menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Senam Tahes Komes Disiapkan Berkelanjutan
Ketua Panitia Senam Tahes Komes II, Kusuma Tri Hapsari, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada penyelenggaraan edisi kedua. Senam Tahes Komes direncanakan untuk terus dilaksanakan pada waktu mendatang.
Konsep penyelenggaraan berikutnya juga terbuka untuk menghadirkan lokasi dan peserta yang berbeda. Dengan demikian, kegiatan dapat menjangkau komunitas serta kelompok masyarakat yang lebih beragam.
Kombinasi olahraga bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, edukasi nutrisi, serta keterlibatan kelompok lansia menjadikan Senam Tahes Komes II lebih dari sekadar kegiatan senam pagi.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari sekaligus membangun interaksi positif antargenerasi. Pesan mengenai kesehatan pun tidak hanya disampaikan melalui aktivitas olahraga, tetapi diperkuat dengan informasi seputar nutrisi yang dapat diterapkan oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia.